Suasana penuh semangat dan kebanggaan menyelimuti acara launching SPPG Yayasan Nurul Hakim Lombok yang berlangsung dengan khidmat pada hari Selasa 12 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pemenuhan gizi dan pendidikan generasi muda dalam hal ini santri khususnya.
Acara launching tersebut dihadiri langsung oleh berbagai tokoh penting daerah dan nasional, di antaranya pimpinan Yayasan Nurul Hakim TGH. Muharrar Mahfuz, TGH. Muzakkar Idris, ust. Haikal Hakim, Kepala BGN Bapak Dadan Hindayana, Gubernur Nusa Tenggara Barat Bapak H. Lalu Muhammad Iqbal, Bupati Lombok Barat Bapak H. Lalu M. Zaini, Bupati Lombok Tengah Bapak H. Lalu Pathul Bahri, serta Bapak Wilgo Zaenar yang merupakan donatur SPPG Gelogor Kediri 001 Yayasan Nurul Hakim Lombok. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan besar terhadap program yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan launching diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta sambutan-sambutan. Tidak pula dilakukan peninjauan langsung fasilitas SPPG yang telah dipersiapkan. Disamping itu tamu undangan juga diajak berkeliling untuk melihat sentra produksi roti dan tempe produksi busana, serta green house yang telah lama menjadi bagian dari program kemandirian ekonomi pesantren. Para tamu undangan tampak antusias melihat berbagai sarana dan program yang telah dan akan dijalankan sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, pimpinan Yayasan Nurul Hakim menyampaikan harapan agar SPPG dapat menjadi pusat pelayanan yang tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi sarana membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah. Menurut beliau, kualitas generasi masa depan tidak hanya dibentuk melalui pendidikan, tetapi juga melalui perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi yang baik.
Harapan tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Kepala BGN. Beliau menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari pembangunan manusia. Generasi yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat, produktif, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program-program pelayanan sosial dan gizi.
Gubernur NTB serta para bupati yang hadir juga memberikan apresiasi atas langkah besar Yayasan Nurul Hakim Lombok dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Mereka berharap keberadaan SPPG dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam membangun daerah.
Launching SPPG Yayasan Nurul Hakim Lombok bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol dimulainya ikhtiar bersama dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi umat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan program ini mampu melahirkan generasi yang sehat jasmani, kuat iman, luas ilmu, serta siap menjadi penerus bangsa yang membanggakan.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)


Tinggalkan Balasan